Dasar-Dasar Menulis
Menulis adalah konsistensi dan keseriusan sehingga akan menjadi kebiasaan. Kecenderungan manusia akan menaruh perhatian pada hal-hal yang bermanfaat kepada dirinya. Maka bila kita beritikad untuk menjadi penulis, kita harus tahu untuk apa kita menulis, mengapa kita menulis. Dengan mengetahui tujuan dan alasan untuk menulis maka akan tumbuh motivasi dari dalam diri untuk menjadikan kegiatan menulis menjadi suatu kebutuhan.
Langkah pertama yang harus diketahui oleh seorang penulis adalah tujuannya untuk menulis. Tujuan itu adalah sasaran di depan yang ingin dicapai oleh sesorang dengan menulis. Tujuan menulis antara lain tujuan ideologis, akademis, ekonomis, psikologis, politik, pedagogis, medis dan praktis atau pragmatis.
Tujuan ideologis adalah menulis untuk meyakinkan orang lain tentang suatu pandangan. Harapannya dengan membaca tulisan kita, sesorang akan memiliki pandangan atau keyakinan yang sam dengan apa yang kita tawarkan.
Tujuan akademis, ini biasanya tulisan yang ditujukan untuk memenuhi tugas-tugas yang berkaitan dengan kegiatan belajar.Bentuk tulisan seperti makalah, tesis atau bahan ajar yang terikat dengan satu aturan tertentu.
Tujuan Psikologis, menulis untuk menyalurkan emosi. Emosi yang dimaksudkan bukan hanya emosi senang tetapi juga emosi negatif seperti marah, kesal, kecewa yang apabila disimpan akan membahayakan diri sendiri. salah satu cara untuk melepaskan semua emosi itu adalah dengan menuliskannya baik dipublikasikan ataupun sekedar untuk diri sendiri.
Tujuan politik. Tulisan ini berkaitan dengan pandangan atau dukungan politik seseorang yang tujuannya untuk mengajak ataupun memberikan pendidikan politik kepada masyarakat. Biasanya tulisan dengan tujuan politik dibuat oleh partai-partai politik yang ditujukan sebagai informasi atau pendidikan kepada masyarakat tentang pandangan ataupun visi dan misi partai yang bersangkutan.
Tujuan Pedagogis, adalah tulisan yang ditujuakn untuk pendidikan atau edukasi. Biasanya tulisan jenis ini dibuat oleh guru atau dosen yang ditujukan kepada para siswa ataupun mahasiswa. Bentuknya dapat berupa bahan ajar, diktat, modul ataupun buku pelajaran.utuk pendidikan atau edukasi.
Tujuan medis. Menulis sebagai terapi yang menyehatkan bagi penulisnya. tulisan ini biasanya dibuat untuk menuliskan beban-beban pikiran yang dirasakan menjadi sumber penyakit. Biasanya berupa masalah yang muncul baik dalam kehidupan keluarga maupun dalam lingkungan pekerjaan.
Tujuan Praktis atua pragmatis. yaitu tulisan yang dibuat untuk popularitas, atau ada tujuan tertentu yang berkaitan dengan tugas ataupun pekerjaan.
2. Manfaat menulis
Manfaat menulis secara garis besar terbagi atas dua yaitu manfaat nilai/spritual dan manfaat praktis.
a. Manfaat nilai. Manfaat nilai antara lain:
- Mendorong banyak membaca dan belajar
- Melatih berpikir logis dan sistematis
- Mengikat makna
- Katarsis, sebagai media untuk memperbaiki perasaan
- Sarana dakwah
- Edukasi, mendidik masyarakat
- Kepuasan mental, intelektual dan spritual
Mengetahui tujuan dan manfaat menulis akan menumbuhkan motivasi yang mendorong kita untuk selalu menulis. Selalu tergerak untuk menuangkan ide, gagasan kita dalam bentuk tulisan.
b. Manfaat praktis. Secara praktis menulis memberikan manfaat kepada sang penulis.
Manfaatnya antara lain:
- Dikenal publik. Seseorang meskipun tidak dikenal secara luas tatapi bila ia rajin menulis maka ia akan dikenal melalui tulisannya. Sehingga menulis menjadi aktifitas tidak saja untuk menyalurkan hobi tetapi juga menjadi cara bagi kita untuk meluaskan relasi.
- Ekonomis. Menulis bisa menjadi sumbar untuk mendapatkan uang bila dikerjakan secara serius dan terus menerus. Misalnya menulis artikel di media masa maka akan dibaya setiap kali artikel itu terbit. Demikian juga menulis buku, maka pengahsilannya pasti lebih besar daripada menulis artikel. dari buku yang berhasi diterbitkan dengan ber ISBN maka penulis akan mendapat uang/ royalti baik langsung atau tidak langsung, sekali atau terus menerus.
- Terapi kesehatan
- Membuka dan mengenal dunia
3. Prinsip-prinsip menulis
- Prinsip kebenaran; menulis yang benar. Menulis sesuatu yang diyakini benar berdasarkan nilai. Tidak semua yang benar-benar terjadi perlu ditulis.
- Prinsip kebermanfaatan, manfaat positif dan menginspirasi pada kebaikan
- Prinsip etis. Menulis penuh etika, tidak menyakiti atau menyinggung perasaan orang lain apalagi harus berurusan dengan hukum.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar