Selasa, 05 Februari 2019

PRINSIP-PRINSIP MENULIS


Dasar-Dasar Menulis

Menulis adalah konsistensi dan keseriusan sehingga akan menjadi kebiasaan. Kecenderungan manusia akan menaruh perhatian pada hal-hal yang bermanfaat kepada dirinya. Maka bila kita beritikad untuk menjadi penulis, kita harus tahu untuk apa kita menulis, mengapa kita menulis. Dengan mengetahui tujuan dan alasan untuk menulis maka akan tumbuh motivasi dari dalam diri untuk menjadikan kegiatan menulis menjadi suatu kebutuhan. 

Langkah pertama yang harus diketahui oleh seorang penulis adalah tujuannya untuk menulis. Tujuan itu adalah sasaran di depan yang ingin dicapai oleh sesorang dengan menulis. Tujuan menulis antara lain tujuan ideologis, akademis, ekonomis, psikologis, politik, pedagogis, medis dan praktis atau pragmatis.

Tujuan ideologis adalah menulis untuk meyakinkan orang lain tentang suatu pandangan. Harapannya dengan membaca tulisan kita, sesorang akan memiliki pandangan atau keyakinan yang sam dengan apa yang kita tawarkan.

Tujuan akademis, ini biasanya tulisan yang ditujukan untuk memenuhi tugas-tugas yang berkaitan dengan kegiatan belajar.Bentuk tulisan seperti makalah, tesis atau bahan ajar yang terikat dengan satu aturan tertentu.

Tujuan ekonomis,  adalah menulis yang ditujukan untuk mendapatkan penghasilan. Biasanya penulis yang memiliki tujuan secara ekonomis, ia akan menggeluti tulisannya secara serius sebagai salah satu pekerjaan komersial. contoh tulisan untuk media cetak, ataupun tulisan untuk buku yang dimaksudkan untuk diperjualbelikan.

Tujuan Psikologis,  menulis untuk menyalurkan emosi. Emosi yang dimaksudkan bukan hanya emosi senang tetapi juga emosi negatif seperti marah, kesal, kecewa yang apabila disimpan akan membahayakan diri sendiri. salah satu cara untuk melepaskan semua emosi itu adalah dengan menuliskannya baik dipublikasikan ataupun sekedar untuk diri sendiri.

 Tujuan politik. Tulisan ini berkaitan dengan pandangan atau dukungan politik seseorang yang tujuannya  untuk mengajak ataupun memberikan pendidikan politik kepada masyarakat. Biasanya tulisan dengan tujuan  politik dibuat oleh partai-partai politik yang ditujukan sebagai informasi atau pendidikan kepada masyarakat  tentang pandangan ataupun visi dan misi partai yang bersangkutan.

Tujuan Pedagogis,  adalah tulisan yang ditujuakn untuk pendidikan atau edukasi. Biasanya tulisan jenis ini dibuat oleh guru atau dosen yang ditujukan kepada para siswa ataupun mahasiswa. Bentuknya dapat berupa bahan ajar, diktat, modul ataupun buku pelajaran.utuk pendidikan atau edukasi.

Tujuan medis. Menulis sebagai terapi yang menyehatkan bagi penulisnya. tulisan ini biasanya dibuat untuk menuliskan beban-beban pikiran yang dirasakan menjadi sumber penyakit. Biasanya berupa masalah yang muncul baik dalam kehidupan keluarga maupun dalam lingkungan pekerjaan.

Tujuan Praktis atua pragmatis. yaitu tulisan yang dibuat untuk popularitas, atau ada tujuan tertentu yang berkaitan dengan tugas ataupun pekerjaan.


2. Manfaat menulis

Manfaat menulis secara garis besar terbagi atas dua yaitu manfaat nilai/spritual dan manfaat praktis.

a. Manfaat nilai. Manfaat nilai antara lain:

  • Mendorong banyak membaca dan belajar
  • Melatih berpikir logis dan sistematis
  • Mengikat makna
  • Katarsis, sebagai media untuk memperbaiki  perasaan
  • Sarana dakwah
  • Edukasi, mendidik masyarakat
  • Kepuasan mental, intelektual dan spritual

Mengetahui tujuan dan manfaat menulis akan menumbuhkan motivasi yang mendorong kita untuk selalu menulis. Selalu tergerak untuk menuangkan ide, gagasan kita dalam bentuk tulisan.

    b. Manfaat praktis. Secara praktis menulis memberikan manfaat kepada sang penulis.
Manfaatnya antara lain:

  • Dikenal publik. Seseorang meskipun tidak dikenal secara luas tatapi bila ia rajin menulis maka ia akan dikenal melalui tulisannya. Sehingga menulis menjadi aktifitas tidak saja untuk menyalurkan hobi tetapi juga menjadi cara bagi kita untuk meluaskan relasi.
  • Ekonomis. Menulis bisa menjadi sumbar untuk mendapatkan uang bila dikerjakan secara serius dan terus menerus. Misalnya menulis artikel di media masa maka akan dibaya setiap kali artikel itu terbit. Demikian juga menulis buku, maka pengahsilannya pasti lebih besar daripada menulis artikel. dari buku yang berhasi diterbitkan dengan ber ISBN maka penulis akan mendapat uang/ royalti baik langsung atau tidak langsung, sekali atau terus menerus. 
  • Terapi kesehatan
  • Membuka dan mengenal dunia

3. Prinsip-prinsip menulis

  • Prinsip kebenaran; menulis yang benar. Menulis sesuatu yang diyakini benar berdasarkan nilai. Tidak semua yang benar-benar terjadi perlu ditulis.
  • Prinsip kebermanfaatan, manfaat positif dan menginspirasi pada kebaikan
  • Prinsip etis. Menulis penuh etika, tidak menyakiti atau menyinggung perasaan orang lain apalagi harus berurusan dengan hukum.


EDITING TULISAN


 Editing Tulisan

Teman-teman semuanya bila kita ingin menulis maka langkah yang pertama kita lakukan adalah menulis. jangan dulu berpikir untuk mengedit. nanti bila tulisannya sudah selesai baru kita edit. kenapa harus dipisahkan menulis dengan mnegedit? alasannya bila kita menulis sambil mengedit maka yang ada tulisan kita tak akan perbah selesai. karena si kritik otak kiri pasti ia akan mengingatkan terus setiap kesalahan yang ada dalam tulisan kita. repot kan?

Nah, supaya kegiatan menulis bisa kita nikmati dnegan bahagia maka stop mengedit saat menulis. Yang pelu dilakukan hanya menulis, menulis dan terus menulis. bila sudah selesai baru itu kita pasang sang kritikus untuk memperbaiki tulisan kita. asyik kan?

Editing itu untuk memastikan tulisan kita sudah layak untuk dipublikasikan.

Ada tujuh bagian editing:

1. Editing isi.

 Edit isi yaitu edit pesan yang harus disampaikan kepada khalayak. Isi pesan merupakan tanggung jawab    penulis. Oleh karena itu edit pesan penting untuk memastikan pesan tersampaikan dengan baik dan terhindar  dari salah persepsi.

2. Edit gaya bahasa

 Edit gaya bahasa untuk memastikan keserasian gaya bahasa dari awal hingga akhir tulisan. Bila  menggunakan gaya bahasa formal maka dari awal hingga akhir tulisan tetap gaya formal. Demikian juga bila  mengunakan gaya bertutur maka dari awal hingga akhir tulisan harus gaya bertutur. 

3. Edit kosa kata

 Edit kosa kata bertujuan untuk menghindari kosa kata yang berulang atau penggunaan kosa kata yang tidak  tepat. Nah

4. Edit Paragraf

 Edit paragraf untuk memastikan paragraf sudah membentuk satu kesatuan makna atau belum. Jadi edit  paragraf dilakukan untuk membuat keserasian, kesesuaian, atau kesatuan makna.

5. Edit sistematika.

Edit sistematika untuk memastikan apakah bersambung antara bagian yang satu dengan bagian yang lainnya, atau memastikan sistematika tulisan kita sudah menjadi satu kesatuan yang enak untuk pembaca.

6. Edit tanda baca 

Sebelum diposting dipastikan kita sudah mengedit tanda baca. Penggunaan tanda baca yang kurang tepat akan mengacaukan makna tulisan. Dan pasti akan membuat pembaca bosan dan enggan untuk membaca tulsian kita berikutnya.

7. Editing akhir.

 Setelah melakukan editing bagian satu sampai denga enam pastikan bahwa tulisan kita sudah merupakan t  tulisan yang sempurna menurut ukuran kita sebagai manusia.

Berikut catatan yang perlu kita ingat baik baik..

Mengedit lebih sulit dari menulis. Maka pisahkan antara menulis  dengan mengedit.
Mengedit sulit karena perlu berpikir, karena perlu kehati-hatian dan ketelitian.
Mengedit  dilakukan setelah selesai pekerjaan menulis.


  Congratulations   Congratulation, satu kata yang membuat hatiku berdebar. Ternyata aku lolos dalam barisan para guru hebat dunia meski ak...